asal usul sepak bola
SEJARAH SEPAK BOLA
Sepak bola adalah cabang olahraga yang menggunakan bola yang umumnya terbuat dari bahan kulit dan dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 orang pemain inti dan beberapa pemain cadangan.sepak bola dimainkan dalam lapangan terbuka yang berbentuk persegi panjang, diatas rumput atau rumput sintetis. sepak bola bertujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan memasukan bola ke gawang lawan.
Sejarah olahraga sepak bola dimulai pada abad ke-2 dan ke -3 sebelum masehi di Tiongkok. sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dengan menetapkan peraturan- peraturan dasar dan menjadi kegemaran oleh banyak kalangan.dan sepak bola sempat tidak diperbolehkan main pada tahun 1365 karena menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan. pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan awal tahun 1900 -an, berbagai kompetisi dimainkan diberbgai negara.
Dua orang sedang merebut bola.
Lapangan permainan
Untuk pertandingan internasional dewasa, lapangan sepak bola internasional yang digunakan memiliki panjang yang berkisar antara 100-120 meter dan lebar 65-75 meter.Di bagian tengah kedua ujung lapangan, terdapat area gawang yang berupa persegi empat berukuran dengan lebar 7.32 meter dan tinggi 2.44 meter. Di bagian depan dari gawang terdapat area penalti yang berjarak 16.5 meter dari gawang. Area ini merupakan batas kiper boleh menangkap bola dengan tangan dan menentukan kapan sebuah pelanggaran mendapatkan hadiah tendangan penalti atau tidak.
Lama permainan
Lama permainan sepak bola normal adalah 2 X 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit di antara kedua babak. Jika kedudukan sama imbang, maka diadakan perpanjangan waktu selama 2 X 15 menit, hingga didapat pemenang, namun jika sama kuat maka diadakan adu penalti. Wasit dapat menentukan berapa waktu tambahan di setiap akhir babak sebagai pengganti dari waktu yang hilang akibat pergantian pemain, cedera yang membutuhkan pertolongan, ataupun penghentian lainnya. Waktu tambahan ini disebut sebagai injury time atau stoppage time.
Gol yang dicetak dalam perpanjangan waktu akan dihitung menjadi skor akhir pertandingan, sedangkan gol dari adu penalti hanya menentukan jika suatu tim dapat melaju ke pertandingan selanjutnya ataupun tidak (tidak mempengaruhi skor akhir). Pada akhir tahun 1990-an, International Football Association Board (IFAB) memberlakukan sistem gol emas (golden gol) atau gol perak (silver gol) untuk menyelesaikan pertandingan. Dalam sistem gol emas, tim yang pertama kali mencetak gol saat perpanjangan waktu berlangsung akan menjadi pemenang, sedangkan dalam gol perak, tim yang memimpin pada akhir babak perpanjangan waktu pertama akan keluar sebagai pemenang. Kedua sistem tersebut tidak lagi digunakan oleh IFAB.
Apabila pemain melakukan pelanggaran yang cukup keras maka wasit dapat memberikan peringatan dengan kartu kuning atau kartu merah.Pertandingan akan dihentikan sesaat dan wasit menunjukkan kartu ke depan pemain yang melanggar kemudian mencatat namanya di dalam buku.Kartu kuning merupakan peringatan atas pelanggaran seperti bersikap tidak sportif, secara terus-menerus melanggar peraturan, berselisih kata-kata atau tindakan, menunda memulai kembali pertandingan, keluar-masuk pertandingan tanpa persetujuan wasit, ataupun tidak menjaga jarak dari pemain lawan yang sedang melakukan tendangan bebas atau lemparan ke dalam.Pemain yang menerima dua kartu kuning akan mendapatkan kartu merah dan keluar dari pertandingan.
Beberapa contoh tindakan yang dapat diganjar kartu merah adalah pelanggaran berat yang membahayakan atau menyebabkan cedera parah pada lawan, meludah, melakukan kekerasan, melanggar lawan yang sedang berusaha mencetak gol, menyentuh bola dengan tangan untuk mencegah gol bagi semua pemain kecuali penjaga gawang , dan menggunakan bahasa atau gerak tubuh yang cenderung menantang, pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang melakukan hands ball di luar kotak penalti
Dalam pertandingan profesional, terdapat 4 petugas yang memimpin jalannya pertandingan, yaitu wasit, 2 hakim garis, dan seorang petugas di pinggir tengah lapangan serta wasit gawang yang berada di pinggir gawang.Wasit memiliki peluit yang menandakan apakah saat berhenti atau memulai memainkan bola. Dia juga bertugas memberikan hukuman dan peringatan atas pelanggaran yang terjadi di lapangan.Masing-masing penjaga garis bertanggung jawab mengawasi setengah bagian dari lapangan. Mereka membawa bendera dengan warna terang untuk menandakan adanya pelanggaran, bola keluar, ataupun offside. Biasanya mereka akan bergerak mengikuti posisi pemain belakang terakhir.
Petugas terakhir memiliki tugas untuk mencatat semua waktu yang sempat terhenti selama pertandingan berlangsung dan memberikan info mengenai tambahan waktu di akhir setiap babak. Petugas ini juga bertugas memeriksa pergantian pemain dan menjadi penghubung antara manajer tim dengan wasit. Dalam beberapa pertandingan, teknologi penggunaan video atau penggunaan orang kelima untuk menentukan ketepatan keputusan wasit mulai digunakan. Misalnya yang menentukan apakah suatu bola telah melewati garis atau apakah seorang pemain berada dalam keadaan offside ketika mencetak gol.
SEJARAH SEPAK BOLA INDONESIA
Sejarah sepak bola Indonesia tentunya tidak lepas dari peran bangsa lain yang sudah melakukan penjajahan atau perdagangan di wilayah Indonesia.Pertama kali, dalam sejarah sepak bola Indonesia bahwa Cina-lah yang sudah memperkenalkan permainan sepak bola kepada Indonesia untuk menunjukkan bahwa negeri tirai bambu Cina juga tidak kalah superior dibandingkan negara-negara yang ada di Eropa seperti Belanda.Sehingga selain punya keinginan untuk melakukan perdagangan, Cina juga memiliki andil yang begitu besar dalam sejarah sepak bola Sndonesia.
Sudah tercatat bahwa pada tahun 1915, telah terdapat banyak klub atau perkumpulan sepak bola yang berdiri dan didirikan oleh warga Tionghoa, bahkan di tahun 1920 terdapat klub seperti UMS Jakarta dan Surabaya yang telah menjadi klub terhebat dalam persepakbolaan Hindia Belanda (nama Indonesia tempo dulu).Kehebatan Indonesia pada masa itu ternyata sudah sampai pernah ikut dalam kancah piala dunia tahun 1938.Dalam perjalanan sejarah sepak bola Indonesia, terdapat beberapa peristiwa yang penting untuk dicatat, yaitu berdirinya asosiasi sepak bola Indonesia yang bertugas untuk menaungi klub sepak bola yang ada di Indonesia.
Orgaisasi tersebut bernama PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) yang didirikan pada tanggal 19 April 1930 di Yogyakarta. PSSI berdiri sebelum keikutsertaan Indonesia dalam Piala Dunia tahun 1938 di Perancis.Hal lain yang perlu dicatat dalam perjalanan sejarah sepak bola Andonesia adalah pernah terjadinya perselisihan antara PSSI dan NIVU untuk memutuskan siapa yang berhak ikut ke pertandingan Piala Dunia di Perancis.
Pada waktu itu Soeratin Sosrosoegondo menginginkan pertandingan antara PSSI dengan NIVB. Akan tetapi FIFA langsung mengakui badan kerjasama PSSI dan NIVU sehingga nama yang dibawa ke Perancis bukanlah Indonesia, melainkan Hindia Belanda.Dalam sejarah sepak bola Indonesia juga terdapat tokoh yang menjadi sosok penting dibalik hadirnya PSSI, yaitu Soeratin Sosrosoegondo yang merupakan seorang anak pribumi yang sudah mengikuti pendidikan di Sekolah Teknik Tinggi Heckelenburg, Jerman.
Beliau berkeinginan untuk mewujudkan Sumpah Pemuda sebagaimana yang dilakukan pada tanggal 28 oktober 1928. Menurut beliau, sepak bola adalah cara yang sangat tepat untuk meningkatkan semangat rasa nasionalisme pemuda untuk melawan penjajahan Belanda.Kemudian Soeratin Sosrosoegondo jugalah yang memutuskan hubungan dengan NIVU secara sepihak dalam kongres yang diadakan di Solo pada tahun 1938. Pemutusan hubungan ini merupakan imbas dari kekesalan beliau karena pada setiap keikutsertaan dalam pertandingan sepak bola, ternyata selalu memakai bendera NIVU atau Belanda.
Masuknya balatentara Jepang ke Indonesia menyebabkan PSSI pasif dalam berkompetisi, karena Jepang memasukkan PSSI sebagai bagian dari Tai Iku Kai, yaitu badan keolahragaan buatan Jepang.Kemudian masuk pula menjadi bagian dari Gelora (1944) dan baru lepas otonom kembali dalam kongres PORI III di Yogyakarta (1949).
Setelah wafatnya Soeratin Sosrosoegondo, prestasi tim nasional sepak bola Indonesia tidak terlalu memuaskan karena pembinaan tim nasional tidak diimbangi dengan pengembangan organisasi dan kompetisi.Pada era sebelum tahun 1970-an, beberapa pemain Indonesia sempat bersaing dalam kompetisi internasional yang di antaranya adalah Ramang, Sucipto Suntoro, Ronny Pattinasarani, dan Tan Liong Houw.Dalam perkembangannya, PSSI sudah memperluas kompetisi sepak bola dalam negeri, di antaranya dengan penyelenggaraan Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua untuk pemain non amatir, serta Divisi Tiga untuk pemain amatir.
Selain itu, PSSI juga aktif mengembangkan kompetisi sepak bola wanita dan kompetisi dalam kelompok umur tertentu (U-15, U-17, U-19,U21, dan U-23).Sayangnya sejarah panjang sepak bola di Indonesia belum mampu untuk merubah prestasi sepak bola Indonesia di kancah internasional. Butuh manajemen bola dan tekad yang tinggi untuk merubah sepak bola Indonesia menjadi lebih baik lagi.
Demikianlah artikel sejarah sepak bola ini, semoga dapat bermanfaat dalam menambah pengetahuan para pecinta sepak bola.
Salam olahraga!
Bagaimana agar memiliki skill yang tinggi dalam bermain sepak bola
BalasHapus•berlatih dgn melawan dinding untuk melatih tendangan dan bagus untuk mengontrol bola
Hapus•menggunakan sejumlah bola untuk melatih tembakan dan membelokkan bola
•dribbling individu untuk meningkatkan tenik
•juggling membantu mengontrol dan menerima bola
Terima kasih semoga bermanfaat ya 😉
Bagaimana cara mencetak gol dengan baik.....hhhhh
BalasHapus1. Tendang bola denganpakai tenaga
Hapus2. Cek keadaan sekitar
3. Perhitungkan jarak dari bola ke gawang
4. Perhatikan posisi penjaga gawang
5. Dan yang terakhir tubuh kita harus rileks
Terima kasih semoga bermanfaat ya 😉
Cara mengontrol emosi gimana?😂
BalasHapus-Bereaksilah positif pada tiap kesalahan. Kesalahan pasti cepat atau lambat terjadi, jangan mudah marah saat kamu merasa melakukan kesalahan. Karenw dapat membuat permainan menjadi tidak menyenangkan.
Hapus-Cobalah untuk lebih tenang. Ambil nafas dan bersikaplah santai untuk melawan gejolak emosi dari dalam diri. Dengan mengambil nafas selama 1-2 detik, kamu akan lebih mampu berpikir jernih dan sadar bahwa membentak wasit bukanlah tindakan yang benar.
-Persiapkan diri untuk menghadapi momen penuh emosi. Sebelum bertanding, bayangkan akibat-akibat apa saja yang dapat terjadi jika kamu kehilangan kontrol diri saat bermain. Sematkan bayangan-bayangan buruk tersebut lekat-lekat di benak kamu selama bermain.
-kamulah yang mengatur pikiran kamu, bukan sebaliknya!
Terima kasih semoga bermanfaat ya 😉
Duh manfaat sekali buat yang belom tau sejarah sepak bola hihi..
BalasHapusMakasih 😊
HapusBermanfaat banget
BalasHapusMakasih 😊
HapusBagus sekali
BalasHapusMakasih 😊
HapusSangat bermanfaat👍👍
BalasHapusMakasih 😊
HapusGood kak
BalasHapusOke👌
HapusBermanfaat
BalasHapusmakasih kak udah coment
HapusGood kakak👌
BalasHapusmakasih
HapusNice
BalasHapusmakasih y kak
Hapus